Syamsinar, Juwenie, Armin Aryadi, Penina Theodora Istia, Ari Kusuma, Atus Buku, Hendrik Gunadi, Dennis Lorens, Corvis L. Rantererung, Andi Arifuddin Iskandar
Ekonomi lahan sawah merupakan studi yang mengkaji sawah sebagai faktor produksi strategis dalam pertanian, khususnya padi, dengan mempertimbangkan aspek produktivitas, alokasi, nilai ekonomi, dan keberlanjutannya. Lahan sawah tidak hanya dipandang sebagai aset fisik, tetapi juga sebagai modal dasar (natural capital) yang menghasilkan aliran barang dan jasa, terutama pangan pokok. Seperti dijelaskan oleh M. A. Haris Syah dalam Ekonomi Pertanian (2015), “Lahan pertanian, khususnya sawah, memiliki karakteristik sebagai faktor produksi yang tetap (fixed factor) dan spesifik lokasi, sehingga pengelolaannya memerlukan pendekatan yang mempertimbangkan kesesuaian lahan dan lingkungannya.” Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan ekonomi lahan sawah harus memperhatikan daya dukung ekologis agar produktivitasnya dapat dipertahankan
Muhammad Aulia Taufiqi, Vina Uctuvia, Deri Fikri Fauzi, Muhammad Ilyas, Tina Merlina, Alva Nurvina Sularso, Yusup Supyani, Widia Resdiana, Muthia Damaiyanti